Download | Sabtu, 7 Desember 2019

Berita Bank Magelang

Beranda > Berita > Menata Organisasi Menjadi Bank yang Sehat

Menata Organisasi Menjadi Bank yang Sehat

Diposting pada : 2015-10-05 | 11:10:00 - Oleh : Admin - Dibaca : 1110 kali

SEJAK pertama menjabat sebagai direktur PD.BPR Bank Pasar Kota Magelang tahun 2007 hingga diubah menjadi PD BPR Bank Magelang pada 2009, Hery Nurjianto mengaku memiliki banyak tantangan. Kondisi perusahaan daerah (Perusda) milik pemkot Kota Magelang saat itu memprihatinkan. Kata dia, Kredit bermasalah menyentuh angka 15 persen lebih. Disamping itu, SDM berpola kerja kurang sehat.

Rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan, berimbas pada laba yang tidak mencapai target. Dia mulai menyusun visi, misi dan menerapkan nilai-nilai perusahaan sebagai prioritas kerja untuk menggerakkan roda perusahaan. ”Saya perlu menata organisasi perusahaan ini menjadi bank milik Pemkot Magelang yang sehat, kuat dan terpercaya,” kata Hery.

Melalui programnya, bank perkreditan rakyat yang beralamat di Jalan Tidar, Kota Magelang itu tumbuh sehat dengan angka kredit bermasalah rendah, yakni 1 persen. Dia mengklaim laba selalu melampaui yang ditargetkan setiap tahunnya. Lainnya, loan to deposit ratio (LDR) atau volume kredit yang disalurkan dibandingkan dengan dana masyarakat yang dihimpunnya, saat ini berada di angka optimal 90 persen. Sebelumnya selalu di bawah 70 persen.

”Dari tahun 2010 sampai sekarang, secara berturut-turut kami selalu mendapat penghargaan dari Infobank, karena kinerja keuangan kami bagus. Sehingga pada Agustus ini kami menjadi salah satu BPR yang akan mendapatkan Golden Award dari Infobank,” akunya.

Menyuntik semangat untuk meningkatkan kinerja, pihaknya juga rutin mengikuti kompetisi BUMD Award, lalu Anugerah BPR Indonesia. Beberapa kali, Bank Magelang menyabet penghargaan. Sekarang, perusda ini menguat dari aset Rp.20 miliar di tahun 2007, meroket mencapai Rp.120 miliar. ”Sebagai salah satu penguatan, kami membuka cabang di Blabak dan Kantor Kas di Kramat. Kalau jaringannya banyak, pasti akan lebih kuat,” tandasnya.

Sebelumnya, Hery juga melakukan perombakan organisasi dengan cara merampingkan 5 kepala bagian menjadi dua terdiri dari marketing dan operasional. Dia lantas membekali karyawannya dengan pelatihan, dan membangun sinergisitas yang baik dengan program outbond. “Kami juga menjalankan perusahaan dengan penuh perhitungan dan kehati-hatian,” tutur pria kelahiran 27 November 1964 itu.

Ikut menunjang pertumbuhan perekonomian dan pembangunan daerah, lembaga intermediasi itu menghimpun dana masyarakat yang berlebihan, lalu menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Utamanya pada sektor ekonomi kerakyatan seperti usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

”Dengan menyalurkan pinjaman kepada sektor UMKM dan terus kita kembangkan, paling tidak kami membantu pemda menyejahterakan rakyatnya. Sebab, laba perusahaan 55 persennya disetorkan sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) . Tahun 2014 sekitar Rp 1,474 miliar,” ungkapnya.

Kota Sejuta Bunga ini diakui Hery sangat potensial. Dibuktikan dengan keberadaan pelaku usaha di sektor keuangan, perhotelan, perdagangan, hiburan hingga kuliner juga tumbuh menjamur. Dipastikan, sektor ekonominya maju karena dukungan perputaran uang yang besar. ”Pelaku UMKM juga sudah semakin banyak,” imbuhnya.

Ditengah kemajuan saat ini, ia berharap masyarakat tak melupakan masa lalu. Para pahlawan berjuang keras merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Kejayaan ini harus dipertahankan.

”Mungkin tanpa mereka kita belum tentu bisa seperti ini. Apa yang sudah diperjuangkan para pahlawan dan memberikan manfaat yang besar  pada generasi penerus, maka hasus dijaga,” bebernya.

Sebagai bakti kepada negeri, menurutnya, bangsa Indonesia harus memberikan kontribusi yang nyata pada bangsa ini sesuai porsi masing-masing. Seorang pelajar harus menimba ilmu sebaik-baiknya, dan untuk perusahaan tentunya memperkuat program corporate social responbility (CSR) sebagai bentuk peduli sosial terhadap lingkungan sekitar.

”CSR Bank Magelang diwujudkan dalam bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu, bantuan sosial kepda yayasan-yayasan sosial keagamaan pendidikan anak-anak duafa maupun program kegiatan untuk pelestarian lingkungan,” paparnya.

Dia juga menuntut karyawannya untuk menghargai perjuangan pahlawan dengan menunjukkan kinerja yang baik, semangat kerja, dan meningkatkan ketrampilan, sehingga bisa memberikan pelayanan kepada nasabah dengan lebih baik.

”Maka banknya semakin dikenal, nasabahnya tambah banyak, tambah besar dan otomatis PAD juga bertambah besar. Akhirnya bisa membantu menyejahterakan rakyat,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Bank Magelang Lainnya

Info Suku Bunga
Deposito 1 Bulan : 5.50%
Deposito 3 Bulan : 6.00%
Deposito 6 Bulan : 6.50%
Deposito 12 Bulan : 7.00%
Hot Line Service

Saran dan Kritik
Jimmy

Mohon info untuk produk tabungan di bank mgl..

Terima kasih

Silahkan lihat di menu ...

nurul

selamat malam\nmhn untuk dijelaskan mengenai kredit pendidkan untuk mahasiswa. dengan jaminan bpk...

paijo

pokoke mantep kredit ning bank magelang bungane ringan tur aman...usahane dadi maju lancar....

Andi

Luncurkan terus kredit murah untuk pengembangan Kota Magelang.

...
Nurul

Kredit di BankMagelang sangat murah dan pelayanannya cepat...Salut pada Bank Magelang.. Semoga Ja...

Fahri

Tingkatkan pelayanan...semoga tambah sukses..

...
joe

maju terus bank milik daerah kota magelang....\n\n\ncaiyoooo....

...
Administrator

Selamat Datang............

...

Link Terkait